Persaingan Semakin Ketat, Netflix Siap Masuk ke Pasar Game Mobile?

Posted on

Jika ada banyak bisnis yang terdampak negatif karena pandemi, lain halnya dengan Netflix yang berhasil meningkatkan keuntungan dan jumlah subscribers selama pandemi.

Dikutip dari artikel SocialPeta, ada peningkatan signifikan jumlah beli dan unduh game mobile sejak tahun 2020. Peningkatan ini disertai dengan naiknya jumlah ad pada game mobile yang menyentuh angka 9% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Data tersebut semakin menguatkan klaim bahwa pasar konsol game mulai menurun dan diambil alih oleh game mobile yang menawarkan lebih banyak pilihan dan lebih praktis. Ancaman tidak datang dari situ saja, karena akan datang pemain baru dan terkenal yang siap meramaikan industri game mobile.

Bloomberg menuliskan dalam artikelnya, Netflix sedang membuat perencanaan matang untuk memasuki industri game. Langkah ini diambil sebagai salah satu pelebaran nilai bisnis setelah memantapkan posisinya sebagai platform streaming dan download series atau movie di seluruh dunia.

Masuknya Netflix ke industri game ini akan membuat persaingan semakin sengit. Mengingat sudah banyak pemain besar yang bergabung seperti Sony, Microsoft, Google, Nintendo, dan lain-lain.

Meski Netflix masih memegang banyak kelebihan jika dibandingkan dengan para pesaingnya, tapi rencana memperluas pasar bukan hanya angan-angan semata. Hal ini dibuktikan dengan adanya proses rekrut tenaga ahli di bidang game.

Tidak main-main, karena rencana tersebut akan diekseskusi matang oleh Mike Verdu, ex VP pada pengembangan game di Electronic Arts & Zynga. Ia akan bertugas langsung di bawah komando Greg Peters, COO (Chief Operating Officer) Netflix.

Mike sudah malang melintang di industri game. Ia pun sempat menjadi eksekutif di Facebook dan menjadi penanggung jawab utama untuk mengembangkan game, konten, atau platform yang berkaitan dengan game.

Disebutkan dalam laporan terbaru yang dirilis Netflix, rencana ini masih di tahapan ekspansi dengan konsep yang akan ditawarkan adalah layanan gratis memainkan game bagi subscriber tanpa dipungut biaya lain (untuk rencana jangka pendek).

Pihak Netflix pun menegaskan bahwa pasar yang akan dibidik adalah game untuk perangkat mobile. Target pasar yang terpusat ini bisa menjadi nilai tambah tersendiri dan memungkinkan Netflix mengembangkan permainan original yang hanya bisa diakses di platformnya, seperti Netflix originial series atau movies.

Patut dinantikan bagaimana eksekusi rencana menambahkan konten game pada platform Netflix. Karena sebelumnya mereka sudah berhasil menambahkan konten menarik dan interaktif di platfomnya melalui Black Mirror & Carmen Sandiego yang membebaskan para penonton menentukan nasib kelanjutan karakter utamanya (mirip seperti konsep permainan “choose your own adventure”.

Lantas, bagaimanakah nanti industri game akan berkembang setelah Netflix masuk sebagai pemain baru? Apakah ini akan menjadikan popularitas konsol game akan semakin meredup dan digantikan dengan game mobile?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *