Kabar Terbaru dari Game FIFA 22, Mulai dari Cover Athlete sampai Desain Grafisnya

Posted on

Sebagai salah satu game popular PSP sepanjang masa, FIFA selalu konsisten dengan wajah sampul resminya yang berasal dari pesohor sepak bola dunia. Deretan nama yang pernah menjadi wajah sampulnya seperti Lionel Messi, Marco Reus, Eden Hazard, hingga Christiano Ronaldo.

Kali ini, dengan rencana perilisan game terbarunya FIFA 22, akan ada wajah baru yang diperkenalkan kepada publik. Terpilihlah Kylian Mbappe, atlit sepak bola yang masih berusia 22 tahun dan sebelumnya sudah menjadi wajah sampul untuk series FIFA 21.

Sampai artikel ini ditulis, Mbappe masih terdaftar sebagai pemain Paris Saint German sekaligus andalan yang berlaga di tim nasional Perancis. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan perusahaan pengembang (Electronic Arts) melalui akun Twitter.

Sementara itu, trailer resmi game FIFA 22 ini sudah dirilis tanggal 11 Juli, beberapa minggu yang lalu. Trailer tersebut dirilis bersamaan dengan informasi perubahan besar dalam game yang akan terlihat menonjol jika dibandingkan dengan series sebelumnya.

Salah satu perubahan besar yang dimaksud adalah game FIFA 22 ini masih belum support untuk fitur yang dinantikan penggemar, next-gen. Akibatnya banyak pro kontra yang masuk silih berganti ketika info perilisan game ini diumumkan (rencana akan dirilis di musim gugur 2021).

Banyak asumsi yang beredar setelah kabar tersebut dirilis. Misalnya, anggapan bahwa pada perangkat PC, pemain hanya bisa mendapatkan last-gen serupa dengan konsol game seperti PS4 atau Xbox One. Lain halnya dengan konsol game yang lebih modern seperti PS5 dan Xbox X, yang menyatakan bahwa next-gen akan dirilis bersamaan dengan hadirnya series baru FIFA 22 ini.

Disebutkan pula bahwa nantinya fitur tersebut akan didukung oleh teknologi HyperMotion, serta memungkinkan Google Stadia sebagai salah satu platform yang bisa mengaksesnya. Meski masih belum ada kepastian lebih lanjut untuk ketersediaan next-gen pada perangkat PC, tapi masih ada “kabar baik” yang datang untuk pengguna PC.

Ketidakhadiran next-gen akan membuat ukuran game jadi lebih ringan. Hal ini akan mempengaruhi spesifikasi platform yang digunakan untuk bermain. Oleh sebab itu, tidak akan terlalu berdampak besar pada performa PC karena spesifikasi yang dibutuhkan masih tergolong dalam kategoi ringan.

Spesifikasi minimumnya cukup mudah dijangkau, meski bukan untuk PC gaming. Hanya membutuhkan RAM 8 GB dengan kapasitas ruang penyimpanan yang kosong adalah 50 GB untuk intel core (13-6100).

Baca Juga:

Perlu dinantikan bagaimana nanti penggemar akan bereaksi ketika game ini dirilis di bulan Oktober. Apakah kamu termasuk kelompok yang antusias? Atau justru sudah kecewa duluan karena rencana absennya next-gen untuk PC?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *