Jenis Peralatan Mesin Las atau Welding yang Populer Digunakan Saat Ini

Istilah las atau welding nampaknya sudah tidak asing di telinga warga seluruh dunia, terlebih bagi mereka yang sering bergelut di bengkel dan otak-atik logam. Apa itu las? Las merupakan sebuah teknik penggabungan logam atau penyambungan logam dengan cara melelehkan kedua logam menggunakan panas atau thermal yang sangat tinggi. Kemudian dengan sekejap lelehan tersebut akan menyatu menjadi satu kesatuan fungsi yang utuh.

Penerapan dari pengelasan ini sangatlah banyak, mulai dari pemasangan pagar, kanopi, penyambungan kerangka otomotif, pemasangan jembatan, pemasangan pipa besi, dunia perkapalan, dan masih banyak yang lainnya. Teknik pengelasan ini tidak boleh dilakukan oleh orang sembarangan dan harus dilakukan oleh orang yang telah terlatih dan berpengalaman. Bagi orang yang telah ahli di bidang pengelasan, biasanya memiliki sertifikasi dari lembaga tertentu.

Untuk yang baru ingin belajar melakukan pengelasan, perlu didampingi dan dilatih oleh tenaga ahli pula. Hal ini dikarenakan pengelasan adalah pekerjaan yang berbahaya dan berisiko tinggi. Apabila terjadi kesalahan risikonya bisa meledak dan terbakar karena menggunakan suhu pembakaran yang sangat tinggi.

Nah, untuk memperoleh sertifikasi tukang las profesional atau sertifikasi welder profesional, bisa didapatkan melalui pelatihan atau training di lembaga atau perusahaan yang memiliki wewenang mengadakan pelatihan pengelasan. Salah satu perusahaan yang terpercaya untuk mengadakan pelatihan las profesional adalah allpro.co.id. Di sana kalian tidak hanya dilatih oleh para ahli, tetapi juga bisa langsung bisa mendapat sertifikat las profesional, karena allpro.co.id memiliki wewenang untuk memberikan sertifikat tersebut.

Dalam pengelasan tentu dibutuhkan berbagai perlengkapan las, baik dari segi tukang lasnya maupun peralatannya. Untuk tukang lasnya, diperlukan kacamata dan pelindung wajah untuk melindungi dari sinar yang dipancarkan oleh alat las. Selain itu, penggunaan baju haruslah lengkap untuk menghindari percikan api yang dimungkinkan ada saat pengelasan.

Peralatan utama yang dibutuhkan untuk melakukan pengelasan adalah mesin las. Mesin las merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan panas dengan suhu tinggi guna melelehkan dan menyambungkan logam. Mesin las sendiri memiliki jenis yang berbeda-beda. Namun, berdasarkan prinsip penggunaannya hampir sama, yaitu dengan cara melelehkan suatu logam sebagai penyambung logam lainnya.

Jenis-Jenis Mesin Las

Mesin las dibedakan berdasarkan sumber energi yang diperlukan untuk menghasilkan panas atau thermal. Secara garis besar, mesin las listrik dibagi menjadi 3, yaitu:

1. Mesin Las Karbit atau Gas

Karbit merupakan nama dagang dari gas asetilena. Las karbit menggunakan gas tersebut sebagai sumber energi untuk menghasilkan panas tinggi. Mesin las karbit ini merupakan mesin yang sudah dikenal sejak lama atau bisa dibilang teknologinya cukup lama. Namun, saat ini masih banyak ditemui di bengkel-bengkel las sekitar.

Proses penghasilan energi panas pada mesin las karbit yaitu dengan mereaksikan gas asetilena dengan gas oksigen sehingga tercipta reaksi pembakaran yang menghasilkan api dengan suhu sangat tinggi. Mesin las karbit ini biasa digunakan hanya untuk melakuka pengelasan pada logam yang berukuran kecil, bukan pada logam yang berukuran besar.

Keuntungan menggunakan mesin las karbit, yaitu harganya yang cukup terjangkau dibandingkan dengan mesin las listrik maupun laser, sehingga cocok untuk usaha kecil-kecilan seperti bengkel. Apabila terjadi kerusakan, perbaikan mesin las karbit ini juga mudah dan tidak menelan banyak biaya. Bagi orang yang ingin belajar melakukan pengelasan, mesin las karbit adalah rekomendasi terbaik, karena peggunaannya relatif lebih mudah dan tidak rumit.

Selain kelebihan, mesin las karbit ini juga memiliki kekurangan. Mesin las karbit cukup memakan ruang karena tabung yang besar. Mesin las karbit juga tidak fleksibel untuk dipindahkan karena cukup berat. Selang las mesin karbit yang panjang, cukup menyulitkan dan membahayakan pengelas apabila tersandung. Kekurangan lainnya yaitu tidak sesuai untuk pengelasan logam dengan dimensi yang besar.

2. Mesin Las Listrik atau Electric Welding

Sesuai dengan namanya, las listrik membutuhkan arus listrik sebagai sumber energi untuk menghasilkan panas. Logam akan meleleh karena panas yang dihasilkan dari perbedaan tegangan ujung las atau elektroda dengan logam yang dilas. Alhasil, akan terjadi bunga api yang berasal dari listrik.

Elektroda yang terkena panas tersebut akan meleleh dan menetes ke logam yang dilas. Akibatnya, tetesan elektroda akan menjadi sambungan dari logam yang dilas. Sehingga, logam tersebut menjadi satu sambungan yang utuh.

Mesin las listrik digolongkan menjadi beberapa macam berdasarkan sumber listrik yang digunakan. Berikut adalah macam-macam las listrik:

  1. Mesin las listrik arus searah (DC), yaitu mesin las yang sumber listriknya bisa didapatkan dari dinamo motor listrik searah, seperti genset.
  2. Mesin las listrik arus bolak balik (AC), yaitu mesin las yang sumber listriknya bisa didapatkan dari pembangkit listrik dua arah seperti listrik yang disalurkan oleh PLN ke rumah masing-masing
  3. Mesin las listrik ganda (AC – DC), mesin las ini menggunakan kombinasi dua sumber listrik, yaitu searah dan bolak-balik. Sayangnya, alatnya cukup besar, sehingga kurang fleksibel.

3. Mesin Las Laser atau Laser Welding

Mesin las laser adalah mesin las yang tergolong modern dibandingkan dengan yang lain. Prinsip penggunaan mesin las laser ini adalah menggunakan sinar laser yang mengumpulkan energi foton monokromatics. Energi tersebut merupakan energi yang memiliki kekuatan tinggi. Penggunaan sinar laser membuat area pengelasan lebih terfokus dan lebih rapi dibandingkan menggunakan mesin las lainnya. Mesin las laser ini juga mampu menembus dan mencairkan logam yang tebal sekalipun.

Umumnya, mesin las laser diperuntukkan mengelas bagian-bagian tertentu dari sebuah objek yang sensitif terhadap panas, seperti alat-alat elektronik. Penggunaan mesin las laser juga digunakan pada industri-industri besar di bidang otomotif dan manufaktur lainnya, karena lebih cepat dan rapi.

Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa mesin las laser memiliki kelebihan yaitu hasil pengelasan yang lebih rapi dan terfokus dan mampu menembus logam yang tebal. Selain itu, penggunaan mesin las laser juga ramah lingkungan dan tidak menimbulkan emisi yang berbahaya.

Sedangkan, kekurangan dari mesin las laser ini yakni harganya masih tergolong mahal untuk sekarang, dan yang hanya mampu adalah perusahaan besar-besar. Selain itu, diperlukan teknologi dan sumber daya mumpuni untuk menggunakan mesin las laser ini. Tidak sembarangan pengelas bisa menggunakannya.

Pengelasan adalah hal yang penting dalam bidang manufaktur. Sebab dengan cara inilah komponen logam bisa disambungkan dengan kuat. Untuk melakukan pengelasan, sekarang sudah tersedia berbagai macam alat las tergantung sumber energi yang digunakan. Semua mesin las mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tinggal disesuaikan dengan kebutuhan.

Seseorang yang melakukan pengelasan haruslah tenaga ahli yang sudah terlatih. Hal ini disebabkan karena las merupakan hal yang berbahaya dan berisiko menimbulkan kebakaran bahkan ledakan jika tidak dilakukan dengan benar. Jadi, untuk meminimalisir hal tersebut, pengelasan harus dilakukan oleh orang yang betul-betul ahli dan peralatan yang berada dalam keadaan serta fungsi yang baik.

Leave a Comment